Jambi  

Ujian Paket Seni Pariwisata Mahasiswa Unja Jadikan Permainan Anak Tradisional Sebagai Sajian Seni

Jambireview, Muaro Jambi– Ujian Paket Seni Pariwisata Program Studi Seni Drama, Tari, dan Musik Universitas Jambi (Unja) kembali menghadirkan gebrakan segar melalui sebuah karya pertunjukan bertajuk “Seni Bermain, Sebuah Cara Bahagia.”

Pertunjukan ini menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mengolah permainan anak tradisional sebagai sajian seni yang menghibur, edukatif, dan relevan untuk pengembangan pariwisata budaya di Jambi.

Mengusung konsep seni berbasis permainan tradisional, para mahasiswa menampilkan berbagai permainan klasik seperti enggrang, gasing, permainan karet, bakiak, dan congklak. Permainan ini dikemas dalam bentuk dramatik dan koreografis, diiringi oleh alunan musik Melayu Jambi yang khas.

Paduan antara gerak, bunyi, ritme permainan, dan ekspresi anak-anak menciptakan suasana nostalgia sekaligus memperlihatkan bagaimana permainan tradisional dapat menjadi media kreativitas seni yang modern dan komunikatif.

Kegiatan ini dipandu oleh tiga dosen pengampu yang berpengalaman yakni Masvil Tomi, S.Sn., M.Sn., sebagai penata konsep kesenian pertunjukan, Galuh Tulus Utama, S.Pd., M.Sn., sebagai pembimbing artistik dan permainan tradisional, Ady Santoso, S.I.Kom., M.Sn., sebagai pengarah produksi dan pengemasan pertunjukan.

Di bawah arahan ketiganya, mahasiswa tidak hanya diminta mempertunjukkan permainan, tetapi juga memikirkan nilai pariwisata, edukasi, kemasan artistik, dan pesan budaya yang disampaikan kepada penonton.

Menurut Ananda Dewi, mahasiswa yang ikut serta dalam ujian ini, proses pembelajaran dan pementasan menjadi pengalaman berharga. “Mata kuliah ini sangat menyenangkan karena kami belajar mengolah permainan tradisional menjadi produk seni yang hidup. Permainan yang dulu hanya dianggap sebagai hiburan anak, ternyata bisa menjadi pertunjukan yang kaya nilai budaya dan edukatif. Kami merasa seperti kembali ke masa kecil, tetapi dengan cara yang lebih kreatif,” ungkapnya.

Pertunjukan ini juga dihadiri oleh mahasiswa lintas angkatan, praktisi seni lokal, serta masyarakat sekitar kampus yang ingin melihat bentuk seni pertunjukan kekinian berbasis tradisi. Banyak penonton mengaku terkesan karena karya ini mampu menggabungkan unsur tradisional dan modern dengan harmonis, sekaligus menyampaikan pesan tentang pentingnya melestarikan permainan anak tradisional sebagai warisan budaya.

Ketua Program Studi Seni Drama, Tari, dan Musik Universitas Jambi, Indra Gunawan, S.Sn.,M.Sn., mengatakan dengan terselenggaranya kegiatan ini berharap bahwa mahasiswa dapat terus mengembangkan inovasi seni yang berakar pada budaya lokal.

Pertunjukan “Seni Bermain, Sebuah Cara Bahagia” menjadi bukti bahwa permainan tradisional bukan sekadar warisan masa lalu, tetapi juga potensi besar untuk pendidikan, hiburan, dan pengembangan wisata budaya di Jambi kedepan. (***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *